Kumpulan Cerpen

Bukit PE

Setiap hari Minggu dan hari libur lainnya, ratusan bahkan ribuan orang dari berbagai wilayah, ramai mengunjungi sebuah perbukitan indah yang…

Baca lebih lajut »

Gegendang Bebeleq

Dengan suara agak emosi, ayahku berkata pada ibuku dan kepada siapa saja yang sedang duduk bersama dengannya di berugaq di…

Baca lebih lajut »

IBUKU SAYANG

Hari ini usia ku baru dua tahun, dua bulan. Dibanding dengan anak orang lain, saya baru bisa berjalan ketika usia…

Baca lebih lajut »

Diantara Dua Ummi

Pondok Pesantren itu telah berdiri lebih tiga puluh tahun. Walau letaknya agak di pedalaman, di pinggiran jalan desa yang sempit,…

Baca lebih lajut »

Mimpi Cinta

Walau umurnya memasuki usia senja, lelaki itu masih tak mengerti cinta. Kata cinta hampir tak pernah keluar dari mulutnya. Bahkan…

Baca lebih lajut »

De’nda ER

Tahun ini kemarau lebih panjang, dibanding  beberapa tahun sebelumnya. Dedaunan mulai meranggas, tak tahan sengatan matahari, bahkan daun  yang berjajar…

Baca lebih lajut »

Penjual Bakso

Teng, teng, teng, teng. Tak ada suara manusia. Mungkin suara panci kosong yang dipukul  benda keras. Teng teng,teng. Dua sosok…

Baca lebih lajut »

PAK JANGKRIK BERSAFARI

Walaupun namanya pak Jangkrik, tapi ini orang bukan sembarang orang. Namanya sering disebut dalam deretan politisi papan atas di negeri…

Baca lebih lajut »

Senggigi

Saya yang punya Senggigi. Orang-orang sekarang hanyalah numpang untuk sementara. Ketika saya muda dulu, saya selalu mandi di pantai ini.…

Baca lebih lajut »

GRADER TEMBAKAU

Tembako Lombok sangat terkenal sejak jaman Belanda. Saudagar tembako gecok sejak ratusan tahun lalu telah merambah pasar tradisional di Jawa,…

Baca lebih lajut »
Close
Close